Sabtu 9 Januari 2015, Dewan Pengawas Ikastara melakukan kunjungan ke Kodim 0509 Kabupaten Bekasi. Komandan Kodim 0509 dijabat oleh Letkol Nurdianto, S.Sos. Alumni Taruna Nusantara angkatan ke-2. Kodim 0509 Kabupaten Bekasi baru terbentuk tahun 2013 karena adanya pemekaran wilayah. Letkol Nurdianto merupakan Dandim yang menjabat ke-2 terhitung sejak 10 April 2015. Sebelumnya beliau selama 16 tahun berdinas di Propinsi Papua.

Kami disambut dengan ramah di ruang Dandim dengan dilanjutkan keliling gedung, melihat fasilitas yg berhasil dibangun dan rencana pembangunan ke depannya. Kami meninjau ruang pertemuan yg berisi diorama kegiatan, rencana pembangunan perpustakaan, pos jaga, patung Jenderal Sudirman, aula Babinsa, lapangan tembak, dan green house hidroponik.

Bincang-bincang hangat kami diawali dengan perkenalan masing-masing DP serta cerita kondisi Kodim saat Bang Nurdianto baru menjabat, serta inovasi dan kreativitas yg beliau lakukan untuk memajukan Kodim 0509. Di sesi ini kami mendapatkan sharing “seni” memimpin teritorial yang sangat inspiratif yang bersumber dari kepekaan lingkungan, inovasi, integritas, keteladanan, serta publikasi yg baik.

Sebagai Dandim yang membawahi anggota sejumlah 614 orang, beliau mempunyai beberapa tugas antara lain:
1. Pembinaan satuan, sarana dan prasarana
2. Melaksanakan MOU antara Panglima TNI dengan Menteri Pertanian terkait swasembada pangan.
3. Melaksanakan fungsi pembinaan teritorial.

Kodim 0509 Kabupaten Bekasi merupakan Kodim baru yang masih perlu pembenahan. Beliau sebagai salah satu Dandim pelopor, melibatkan semua anggota untuk berperan serta dalam membangun Kodim. Kebutuhan mendesak beliau dapatkan dengan melakukan survey anggota. Data dari anak buah diambil dengan cara mengumpulkan anggota, kemudian mereka diminta menuliskan kebutuhan utama di secarik kertas dengan diberikan waktu menulis hanya selama 1 menit, sehingga apa yg pertama keluar dari lintasan pikiran para anggota itulah yang menjadi prioritas.

Dari sini intuisi beliau berkembang utk mewujudkan kebutuhan terbesar para anggota, seperti pos jaga yang layak, papan nama Kodim, dan mushola. Beliau juga menambahkan eksterior kelayakan institusi militer seperti plang nama Kodim sebagai identitas institusi, patung Jenderal Sudirman, taman, dan penghijauan dengan penanaman pohon-pohon palem.

Dalam usaha mewujudkan MOU dengan Menteri Pertanian, Kodim 0509 melakukan pemetaan masalah pertanian dan mencari cara optimalisasi hasil panen pertanian lahan yang dimiliki Kodim yang digarap oleh masyarakat sekitar. Sungai yang tersumbat gundukan tinggi sampah merupakan masalah utama pertanian tersebut. Dalam waktu 5 hari setelah menjabat, excavator beliau kerahkan untuk menormalisasi irigasi, dengan bantuan warga bergotong royong membersihkan sungai sehingga sawah dapat terairi dengan lebih baik. Dengan pengairan yang lebih baik, pemakaian bibit unggul, dan metode penanaman yang benar, alhamdulillah hasil panen meningkat dari 5 ton menjadi 9 ton beras.

Untuk menstabilkan harga, Kodim bekerja sama dengan Bulog dan PT. Indo Beras Unggul. Kodim 0509 berhasil menghimbau dan melindungi petani untul menjual hasil panen ke Bulog bukan ke tengkulak. Acara simbolis penyerahan 20 ton beras petani ke Bulog dihadiri oleh Pangdam.

Laboratorium hidroponik juga beliau dirikan untuk membekali Babinsa dan anggota dalam menggerakkan ketahanan pangan di Bekasi. Di lahan hidroponik Kodim dapat dijumpai sawi, kangkung, cabai, terong, dan sayuran lainnya yang tumbuh dengan baik.

Salah satu sarana untuk merangkul tokoh masyarakat sekitar, dibuatlah sarana lapangan tembak di Kodim 0509. Kedekatan TNI dan rakyat sebagai penunjang keberhasilan tugas sangat disadari oleh beliau. Bang Nurdianto juga selalu aktif membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh stakeholder di wilayah tugasnya.

Pelatihan untuk prajurit serta istri prajurit beliau adakan dengan mengundang financial planner dari bank BJB, serta kursus kecantikan kepada ibu-ibu Persit. Keberhasilan gebrakan beliau ini perlu terpublikasi dengan baik, beliau aktif mempublikasi kegiatan-kegiatan Kodim via facebook. Hal ini termasuk salah satu cara membangun citra dan menunjukkan hasil kerja beliau.

Kodim 0509 memiliki terobosan kreatif dengan membeli drone yg dipakai untuk kepentingan dinas. Salah satunya untuk humas dengan membuat formasi prajurit membentuk angka 0509 yang dipajang gambarnya di dinding Kodim dan kalender.

Kejenakaan & lika-liku dalam “seni” memimpin untuk mewujudkan program tersebut juga beliau share ke kami untuk dijadikan lesson learn. Ini menjadi bekal berharga untuk diambil pelajaran kita semua.

Itulah sebagian karya nyata Bang Nurdianto di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi.
Dengan Motto:
Tanpa mimpi kita tidak akan meraih apa-apa.
Tanpa cinta kita tidak akan rasakan apa-apa.
Dan tanpa Allah kita bukan siapa-siapa.
Bang Nurdianto ingin memberi pesan moral, bahwa asalkan kita punya mimpi, punya passion, bekerja dan berkarya dengan sungguh-sungguh, serta ridho Allah SWT, maka setiap anak bangsa dapat meraih cita-citanya.

Bang Nurdianto mengharapkan Ikastara semakin kompak dan solid, serta makin berkontribusi nyata bagi masyarakat luas. “Janganlah jabatan yang menjadi kehormatan kita, tetapi jadikanlah jabatan itu terhormat karena kita.”, ujar Letkol Nurdianto, S.Sos kepada anggota Dewan Pengawas Ikastara yang hadir, Budi Pruwanto (TN2), Komang Adi (TN4), Agus TY (TN5), Uwie (TN9), Ertania (TN10), Sultan (TN11), dan Intan (TN18).

IMG-20160126-WA0040

IMG-20160128-WA0014